Jakarta Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran 2025 telah terlewati pada Jumat malam, 28 Maret 2025.
Lisye menjelaskan, berdasarkan data terbaru hingga MInggu, 30 Maret 2025 pagi, tercatat lebih dari 1,6 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta, meningkat 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Mayoritas pemudik bergerak ke arah timur melalui Tol Trans Jawa (55,1 persen), disusul ke arah barat menuju Merak (25,9 persen), dan ke arah selatan menuju Bogor (19 persen),” kata Lisye kepada wartawan dalam acara Site Visit kesiapan jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Minggu (30/3/2025).
Gerbang Tol Cikampek menjadi titik krusial dalam arus mudik tahun ini dengan lebih dari 605 ribu kendaraan telah melewati jalur tersebut menuju Trans Jawa. Jasa Marga memastikan aspek keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas dalam pengelolaan arus mudik, termasuk pemantauan kondisi lalu lintas.
Persiapan Arus Balik
Seiring dengan berlalunya puncak arus mudik, Jasa Marga mulai bersiap menghadapi arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 6 April mendatang. Sejumlah langkah telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya.
Beberapa strategi yang akan diterapkan meliputi peningkatan kapasitas di Gerbang Tol Cikatama, yang menjadi salah satu gerbang tol tersibuk selama periode Lebaran.
“Selain itu, jalur fungsional juga akan disiapkan untuk memperlancar arus balik, termasuk di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan,” ujar Lisye.