Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan memangkas tarif dagang terhadap China. Hal ini dilakukan Donald Trump untuk fasilitasi kesepakatan yang akan akibatkan ByteDance jual operasi TikTok di AS.
Mengutip CNBC, Kamis (27/4/2025), Trump menuturkan, China harus memainkan peran dalam menyetujui divestasi terkait TikTok.
Mungkin saya akan memberi mereka sedikit pengurangan tarif atau sesuatu untuk menyelesaiakannya,” ujar Trump.
TikTok memang besar, tetapi setiap poin dalam tarif lebih berharga daripada TikTok,” ia menambahkan.
Meskipun Undang-Undang Keamanan Nasional mengharuskan ByteDance divestasikan operasi TikTok di AS atau hadapi larangan efektif di negara itu, Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menunda batas waktu kesepakatan hingga 5 April. Donald Trump sebelumnya menuturkan ingin AS mempertahankan kepemilikan 50 persen di TikTok melalui usaha patungan.
Trump menuturkan, ada kemungkinan ia perpanjang batas waktu lagi untuk TikTok. Kami akan membuat semacam kesepakatan, tetapi jika belum selesai, itu bukan masalah besar,” ujar Trump.
“Kami akan memperpanjangnya saja,” ia menambahkan.
Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance menuturkan kepada NBC News pada awal bulan ini kalau pihaknya yakin kesepakatan terkait TikTok akan terjadi sebelum batas waktu April.
Hampir pasti akan ada kesepakatan tingkat tinggi yang menurut saya memenuhi kekhawatiran keamanan nasional kita, memungkinkan ada perusahaan TikTok AS yang berbeda,” ujar Vance.