Jakarta Kekayaan Elon Musk kembali merosot pekan lalu hingga USD 52 miliar atau Rp852,1 triliun. Namun, penurunan ini tidak merubah posisi sang miliarder sebagai orang terkaya di dunia dalam Bloomberg Billionaires Index.
Mengutip CNN Business, Rabu (26/2/2025) Elon Musk masih menjadi orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih yang saat ini tercatat sebesar USD 380 miliar atau Rp6,2 kuadriliun.
Kekayaan Elon Musk lebih tinggi USD 144 miliar (Rp2,3 kuadriliun) dari orang terkaya kedua di dunia, CEO Meta Mark Zuckerberg.
Penurunan kekayaan terjadi setelah merosotnya saham Tesla milik Elon Musk hingga 8% sebelum penutupan pasar pada hari Selasa (25/2), setelah penurunan yang stabil lebih dari 20% selama sebulan terakhir.
Nilai pasar Tesla juga menurun di bawah USD 1 triliun untuk pertama kalinya sejak November 2024.
Penjualan Tesla Turun
Penjualan Tesla mengalami penurunan, penjualan perusahaan juga turun 45% bulan Januai lalu di seluruh Eropa, menurut Asosiasi Produsen Mobil Eropa.
Meningkatnya persaingan, terutama di China, serta menurunnya pertumbuhan permintaan di AS memainkan peran utama dalam kemerosotan penjualan Tesla tahun ini.
Meskipun demikian, penurunan saham Tesla menunjukkan perubahan tajam dalam sikap investor sejak November 2024, tepat setelah Donald Trump memenangkan pemilihan presiden AS.Â
Investor percaya bahwa pengaruh Musk dalam pemerintahan Trump akan mengantar pada era deregulasi yang akan menguntungkan perusahaan.
Kekayaan Musk sendiri sempat naik sekitar USD 83 miliar atau Rp1,3 kuadriliun, sejak Hari Pemilihan Umum di AS pada akhir November 2024.