Jakarta – Dedi Mulyadi resmi dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat dalam Pilkada 2024. Pelantikan ini dilaksanakan dalam acara pelantikan Kepala Daerah serentak yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025).
Dedi Mulyadi memiliki rekam jejak yang cukup panjang dalam dunia politik. Ia sebelumnya menjabat sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode, yakni dari 2008 hingga 2018.
Setelah itu, Dedi Mulyadi beralih menjadi anggota DPR RI untuk periode 2019-2023, mewakili daerah pemilihan Jawa Barat VII, serta aktif di Komisi VI DPR.
Terkait kekayaan pribadinya, berapa banyak harta yang dimiliki Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat?
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 20 Agustus 2024, total kekayaan Dedi Mulyadi tercatat mencapai sekitar Rp12.851.243.199.
Berikut rincian mengenai aset yang dimilikinya, yang mencakup berbagai kategori seperti properti, kendaraan, harta bergerak lainnya, simpanan kas, serta hutang-hutang yang dimiliki Dedi.
1. Tanah dan bangunan senilai Rp7.368.000.000. Kekayaan ini terdiri dari 116 unit dari properti tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Purwakarta dan Subang.
2. Transportasi dan mesin senilai Rp8.004.000.000, yang terdiri dariSepeda motor Honda keluaran tahun 2003 dengan nilai Rp24.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.
Kemudian, Sepeda Polygon Collous T8 tahun 2017, hasil sendiri, dengan nilai Rp20.000.000.
Sepeda motor Triumph Scrambler 1200 XE keluaran tahun 2019, bernilai Rp440.000.000, berasal dari hasil sendiri.
Sepeda motor Vespa Sei Giorni Limited Edition tahun 2020, senilai Rp170.000.000.
Mobil Lexus LX 600 keluaran tahun 2022 dengan nilai Rp3.900.000.000.
Mobil Mercedes Benz E 300 Coupe keluaran tahun 2018, bernilai Rp1.500.000.000.
Mobil Lexus minibus/microbus keluaran tahun 2023, memiliki nilai Rp1.950.000.000.
Harta lainnya
3. Harta bergerak lainnya yang dimiliki Dedi Mulyadi senilai Rp160.000.000.
4. Surat berharga: Tidak ada catatan yang terlapor
5. Kas dan setara kas senilai Rp1.157.055.199
6. Harta lainnya: Tidak ada catatan yang terlapor
7. Hutang sebanyak Rp3.837.812.000