Jakarta Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) memberikan apresiasi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dinilai telah memberikan pencerahan kepada petani kelapa sawit.
Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat ME Manurung menilai jajaran Tim Satgas PKH sudah membuka jalur komunikasi dan menggelar pertemuan dengan Apkasindo, terkait pemasangan plang yang dilakukan Satgas PKH terhadap kebun kelapa sawit KUD Tiga Koto Kabupaten Kampar, Riau.
Didampingi Apkasindo, lanjutnya, pengurus KUD Tiga Koto melakukan klarifikasi data di Posko Satgas PKH, Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Minggu (23/3).
Setelah tiga jam melakukan klarifikasi, Wadan Satgas PKH (Satgas Garuda) Brigjen TNI Dody memberikan arahan yang dinilai menenangkan dan menyejukkan.
Terima kasih kepada semua jajaran Tim Satgas PKH yang sudah membuka jalur komunikasi kepada kami, hal ini memberikan pencerahan kepada kami petani sawit dan memberikan ketenangan dari berbagai hasutan yang sudah ramai di media sosial,” ujar Gulat dikutip dari Antara, Rabu (26/3/2025).
Sebelumnya Apkasindo mendampingi anggotanya yang tergabung di KUD Tiga Koto Kabupaten Kampar setelah pemasangan plang yang dilakukan Satgas PKH, yang imbasnya, petani sawit sebanyak 1.275 kepala keluarga merasa khawatir aktivitas kebun mereka akan terganggu.
Pengurus KUD Tiga Koto dengan didampingi Sekjen Apkasindo Rino Afrino melakukan klarifikasi data di Posko Satgas PKH, Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, pada 23 Maret 2025.
Pengurus KUD yang hadir antara lain Ketua KUD, Datuk H Yasri Nardi, Sekretaris Datuk H Rekwenedi dan Datuk H Muzakir sebagai Humas KUD, didampingi, yang kebetulan berada di Pekanbaru.
Dalam pertemuan tersebut tim verifikasi dari unsur Kejaksaan Agung, BPKP, BPN, BPKH, BIG langsung melakukan klarifikasi data atas lahan yang dimiliki oleh KUD tersebut.