Jakarta – PT Honest Financial Technology (Honest Card), sebuah perusahaan pembiayaan berbasis fintech, baru-baru ini menggelar survei finansial kepada masyarakat Indonesia. salah satu hasil survei tersebut menyebutkan bahwa 81% masyarakat Indonesia tengah mengalami kecemasan finansial.
Salah satu kekhawatiran terbesar masyarakat Indonesia adalah tidak memiliki dana darurat yang cukup sebagai safety net ketika diri sendiri dan keluarga membutuhkan. Banyak yang mencari alternatif solusi, namun masih ragu dalam memanfaatkan layanan kredit.
Meskipun ada kehati-hatian, data dari Redseer Strategy Consultant memprediksi bahwa pengeluaran rumah tangga tetap cenderung meningkat di bulan Ramadan tahun 2025 ini—mulai dari kebutuhan harian, persiapan ibadah, hingga belanja untuk Lebaran. Dalam situasi ini, memiliki akses ke solusi keuangan yang tepat dapat membantu mengelola pengeluaran dengan lebih bijak.
Direktur Utama PT Honest Financial Technologies Dharu Estiningrum menjelaskan, kredit masih sering dianggap sebagai utang, yang malah meningkatkan kecemasan. Padahal, berbagai solusi kredit seperti Pinjaman Online, Paylater, dan Kartu Kredit sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai alat perencanaan keuangan jika sewaktu-waktu butuh dana mendesak.
“Namun sebelum memanfaatkannya, penting bagi pengguna untuk memahami karakteristik setiap produk agar dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka dan digunakan secara bertanggung jawab.” jelas dia dalam keterangan tertulis, Jumat (28/2/2025).
Berbagai Layanan Kredit Punya Peran Berbeda
Pinjaman Online, misalnya, menawarkan akses cepat ke dana tunai dalam situasi mendesak. Ini bisa menjadi solusi yang baik jika digunakan untuk kebutuhan jangka pendek, asalkan pengguna memperhatikan suku bunga dan jangka waktu pembayaran.
Paylater memberikan kemudahan dalam berbelanja dengan opsi pembayaran fleksibel, terutama di platform digital. Namun, transparansi mengenai biaya tambahan dan denda tetap perlu diperhatikan agar pengguna tidak terjebak dalam pola pengeluaran berlebih.
Kartu kredit memberikan fleksibilitas pengeluaran tanpa bunga jika dibayar lunas sebelum jatuh tempo, sehingga cocok untuk kebutuhan mendadak tanpa beban tambahan. Selain itu, kartu kredit memiliki keunggulan fitur perlindungan terhadap penipuan (fraud protection) serta chargeback jika terjadi transaksi yang tidak sah, sehingga transaksi relatif lebih aman dibandingkan metode lainnya.
Hasil survei Honest mengungkapkan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap keraguan penggunaan kartu kredit, termasuk kekhawatiran tentang biaya dan bunga terselubung. Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah mengenai pembayaran minimum.
Meski membantu meringankan pembayaran jangka pendek, pengguna sering lupa bahwa sisa tagihan tetap akan dikenakan bunga. Jika tidak dikelola dengan bijak, tagihan tersebut dapat terus bertambah dan bisa berpengaruh pada skor kredit.