Jakarta – Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Rabu waktu setempat, 2 April 2025, hingga mendekati level tertinggi sepanjang masa. Kenaikan harga emas didorong arus masuk ke aset safe haven setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik yang akan meningkatkan perang dagang.
Mengutip CNBC, Kamis (3/4/2025), harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD 3.129,46 per ounce. Harga emas berjangka AS ditutup menguat 0,6 persen ke posisi USD 3.166,20.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Turun Hari Ini Usai Cetak Rekor Termahal
BACA JUGA:Simak Gerak Harga Emas Hari Ini Usai Cetak Rekor Termahal sepanjang Sejarah
BACA JUGA:Top 3: Harga Emas Melambung Gila-gilaan
BACA JUGA:Kapan Waktu Terbaik untuk Beli Emas? Simak Jawabannya di Sini
BACA JUGA:Dahyatnya Kenaikan Harga Emas, Kini Tembus USD 3.100 per Ons
Baca Juga
-
Harga Emas Bakal Makin Melambung Tersengat Tarif Dagang Donald Trump
-
Harga Emas Antam Catat Rekor Tertinggi Hari Ini 3 April 2025, Cek Rinciannya
-
Harga Emas Antam Tembus Rekor Termahal di 1 April 2025
Tarif timbal balik jauh lebih agresif dari yang dharapkan, yang akan menyebabkan aksi jual di aset dan dolar AS yang lebih rendah, ujar Independent Metals Trader, Tai Wong.
Ia menambahkan, prospek emas sangat bagus dengan target jangka pendek baru USD 3.200. “Ada banyak pertanyaan yang belum terjawab dan perasaan banyak hal mungkin dapat dinegosiasikan akan membuat pasar sangat fluktuaktif dalam jangka pendek,” ujar dia.
Donald Trump menuturkan, ia akan mengenakan tarif dasar 10 persen pada semua impor ke Amerika Serikat dan bea masuk yang lebih tinggi pada beberapa mitra dagang terbesar negara itu. Hal ini sebuah langkah yang meningkatkan perang dagang yang ia mulai saat kembali ke Gedung Putih.
Donald Trump memajang poster yang mencantumkan tarif timbal balik, termasuk 34 persen ke China dan 20 persen ke Uni Eropa sebagai tanggapan atas bea masuk yang dikenakan pada barang-barang AS.
Emas yang sering digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan telah naik lebih dari USD 500 sepanjang 2025, dan mencapai rekor tertinggi di USD 3.148,88 pada Selasa.
“Level resistance tembus di USD 3.147,41/USD 3.149,84 akan menjadi pertanda baik untuk kenaikan ke USD 3.200 dan memberikan keyakinan pada prospek bullish yang menyoroti USD 3.300 dan USD 3.500,” ujar Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant.