Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan akan terus memberikan perlindungan kepada nasabah perbankan melalui penjaminan. Terbaru, LPS telah menyiapkan pembayaran klaim penjaminan simpanan dalam proses likuidasi PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Kota Juang Perseroda Aceh.
“Proses pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah dan pelaksanaan likuidasi bank dilakukan setelah izin BPRS Kota Juang Perseroda dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan terhitung sejak tanggal 29 November 2024,” kata Sekretaris Lembaga LPS Jimmy Ardianto di Bandung, Sabtu (30/11/2024).
Baca Juga
-
15 Bank Dicabut Izin, LPS Bayar Simpanan Rp 735,2 Miliar hingga Oktober 2024
-
LPS Punya Kewenangan Baru Pasca-Penetapan UU P2SK, Apa Saja?
-
LPS: Simpan Uang di Bank Pilihan Paling Aman
LPS memastikan simpanan nasabah dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika bunga yang diberikan oleh BPRS sesuai dengan bunga penjaminan maka dipastikan akan dibayarkan. Oleh sebab itu, saat ini LPS tengah melakukan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya
Nasabah dapat melihat status simpanannya di kantor BPRS Kota Juang Perseroda, atau melalui website LPS setelah LPS mengumumkan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah BPR tersebut.
Bagi debitur bank, tetap dapat melakukan pembayaran cicilan atau pelunasan pinjaman di kantor BPRS Kota Juang Perseroda, dengan menghubungi Tim Likuidasi LPS.
Jimmy mengimbau nasabah BPRS Kota Juang Perseroda agar tetap tenang dan tidak terpancing atau terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pembayaran klaim penjaminan dan likuidasi bank, serta tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat membantu pengurusan pembayaran klaim penjaminan simpanan dengan sejumlah imbalan atau biaya yang dibebankan pada nasabah.